mctvjabar.com

MEDIA INFORMASI TERDEPAN

OKP Pemuda Bulan Bintang Provinsi Banten Layangkan Surat Klarifikasi Dugaan Pelangaran Pekerjaan Revitalisasi SMAN 1 Kragilan Kab, serang

Spread the love

Serang MCTVJABAR.COM | Program Pengelolaan Pendidikan,Kegiatan Revitalisasi SMA N 1 Kragilan kab, serang Yang Bersumber Dari Dana Alokasi Khusus ( DAK) Fisik hingga kini masih mendapatkan sorotan tajam dari berbagai pihak. Salah satunya berasal dari Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Pemuda Bulan Bintang Pimpinan Wilayah Provinsi Banten.

Pemuda Bulan Bintang Pimpinan Wilayah Provinsi Banten, Melayangkan Surat Klarifikasi Dengan No Surat B/027/KLF/DPWPBB/IX/2021 Ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten ,di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Palima, Jl. Syekh Moh. Nawawi Albantani, Sukajaya, Kec. Curug, Kota Serang, Banten 42171, Senin (04/10/2021). Mereka Melayangkan Surat menuntut Dinas Terkait Dalam hal ini Adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten untuk Mengklarifikasi Dugaan Pelanggaran Dalam Proses Pengerjaan Revitalisasi SMA N 1 Kragilan Kab, serang Yang Dikerjakan Oleh CV. Bulan Sabit Dengan Konsultan Pengawas CV. Galma,Dengan Nilai Anggaran Rp. 1.774.662.400.

Ketua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Pemuda Bulan Bintang Pimpinan Wilayah Provinsi Banten, Muhammad Juhdi menyampaikan, Pengerjaan Pondasi Pada Revitalisasi SMA N 1 Kragilan Yang Beralamat di Desa Pematang, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang Diduga Tidak Sesuai Spek Gambar Seharusnya Menggunakan Urugan Pasir Namun Tidak Dilakukan, Kemudian Tidak Menambahkan Adukan Pada Susunan Pondasi Bawah,Hingga Akhirnya Menimbulkan Rongga Pada Bangunan Pondasi Tersebut.

“Berdasarkan dokumentasi yang kami ambil dilokasi, ternyata kegiatan Pembangunan Revitalisasi SMA N 1 Kragilan ini tidak optimal karena Pondasi Yang Seharusnya Menggunakan Urugan Pasir,tidak dilakukan dan Tidak Menambahkan Adukan Pada Susunan Pondasi Terbawah,yang akhirnya berongga pada bangunan Pondasi nya ,” kata Juhdi.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Lukman Saat Dikonfirmasi Melalui Sambungan WhatsApp Sama Sekali Tidak Memberikan Jawaban,Hal yang sama juga terjadi pada saat dikirimkan nya surat sama sekali tidak memberikan Balasan.

Muhammad Juhdi menjelaskan, Kebijakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) ini merupakan kelanjutan dari Merdeka Belajar episode 3 tahun lalu yang didukung Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan kualitas mekanisme penyaluran dan penggunaan dana BOS langsung ke rekening sekolah”.

DAK Fisik digunakan untuk menunjang pembelajaran sekolah. Sekarang, DAK akan menggunakan sistem Whole School Approach, yang artinya bisa digunakan sesuai kebutuhan sekolah akan sarana dan prasarana. Misalnya, pembangunan ruang kelas, perpustakaan, toilet, ruang guru, UKS hingga rumah dinas guru, dapat digunakan juga untuk membangun ruang guru, laboratorium, ruang keterampilan, ruang ibadah dan ruang pembelajaran inklusi. Dana juga bisa digunakan untuk pengadaan sarana alat laboratorium, peralatan praktik, media pembelajaran, dan termasuk alat-alat TIK.

Pelaksanaannya dilakukan secara kontraktual dan tidak lagi dilakukan secara swakelola. Sehingga dalam pembangunannya, Kemendikbud menyerahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) secara kontraktual.

Sampai berita ini ditayangkan, muhamad juhdi ketua pemuda bulan bintang dpw provinsi banten menyampaikan rencana akan secepatnya mengirimkan surat klarifikasi kedua, dan berencana akan mengaudensikan dengan DPRD Provinsi Banten, Tegasnya”.kontributor serang, Yoki