Muaraenim,Kebijakan pemberlakuan jam malam di wajibkan tutup pada pukul 21:00 WIB mengisahkan perih dan jeritan pedagang kaki lima (PKL),

Dugaan Korupsi Peningkatan Jalan Desa Pagar Dewa kecamatan Lubay dilaporkan ke Kejaksaan.

Muara enim

Masyarakat Anti Korupsi kabupaten muara enim atas nama Dirmanto melaporkan Dugaan penyalahgunaan anggaran 2019 Proyek Peningkatan jalan Desa Pagar Dewa kecamatan Lubay pada Kejaksaan Negeri Muara Enim. Dari hasil Investigasi, Proyek Peningkatan Jalan Desa Pagar Dewa kecamatan Lubay yang menelan Dana APBD kabupaten Muara enim tahun 2019 dengan nilai 16 Milyar Rupiah ( 16.000.000.000,00 ) tersebut penuh kejanggalan.

Menurut Dirmanto,dirinya telah melaporkan di kejaksaan negeri Muara enim dan laporannya diterima tertanggal 2 maret 2021 Perihal Dugaan Penyimpangan Peningkatan jalan Desa Pagar Dewa kecamatan Lubay APBD Kabupaten Muara enim tahun Anggaran 2019 Pemenang Lelang Pekerjaan Tersebut adalah PT. PANTJA DJAJA RANAU yang beralamat Jln. Pertahanan No. 1993 Rt.039 Rw. 013 Kel. 16 Ulu Kec. Seberang Ulu II. Palembang Propinsi Sumatera Selatan dengan Nilai Hps sebesar Rp.15.973.150.000,00 ( Lima Belas Milyar Sembilan Ratus Tujuh Puluh Tiga Juta Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah ).Lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Tata Ruang kabupaten Muara enim Propinsi Sumatera Selatan.

Dirmanto Menilai, Peningkatan Jalan Desa Pagar Dewa terkesan dipaksakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) kabupaten Muara enim tanpa melalui Perencanaan yang matang.” Saya menemukan Penggunaan Material yang tidak berkualitas dan ketebalan cor hanya 18 cm dan Patut diDuga pekerjaan Tersebut juga tidak menggunakan Batu Agregat Kelas B sehingga pada peningkatan jalan Desa Pagar Dewa banyak ditemukan kerusakan dan keretakan jalan.

Menurutnya Peningkatan jalan cor tersebut dari hasil Peninjauan dan croschek dilapangan banyak ditemukan Dugaan Kejanggalan, Kecurangan. Serta Penyimpangan yang dapat merugikan keuangan diduga Negara telah dirugikan lebih kurang sebesar 8,5 Milyar ( Delapan koma 5 milyar ).

Terkait laporan laporan tersebut Dirmanto juga telah Mempertanyakan untuk yang ketiga kalinya tertanggal 7 April 2021 Prihal laporan tersebut ke kejaksaan Negeri Muara enim dengan Tembusan Bapak Jaksa Agung RI. Jaksa Muda Bidang Pengawas ( ( JAMWAS ) Kejaksaan Agung RI, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan Asisten Pengawas ( ASWAS ) Kejaksaan Tinggi Sumatera selatan. “Pungkasnya ( Tim ).

(dIRMANTO by )

Posted in
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Lainnya