Maraknya Perjudian Sabung Ayam Di Lingkup Wilayah PT Sumber Indah Perkasa Sungai Buaya

Sudah Saatnya Oknum-Oknum Yang Mengaku Wartawan Bertopeng Preman/Beking Ditindak Tegas”

"Sudah Saatnya Oknum-Oknum Yang Mengaku Wartawan Bertopeng Preman/Beking Ditindak Tegas"

TASIKMALAYA.(12/6/2021). Partisipasi masyarakat dalam penanggulangan kejahatan dengan cara melaporkannya apabila terjadi aksi premanisme di lingkungan sekitar sebagai upaya untuk membantu aparat dalam memberantas premanisme, begitu juga para awak media agar dapat memberikan informasi berimbang.Jangan pernah sedikitpun punya rasa takut untuk menyampaikan kebenaran, karena wartawan dibekali KTA yang artinya anda dilindungi Undang-undang PERS 40 Tahun 1999.

Apa itu beking?

Beking, dalam KBBI lebih kurang berarti ‘seseorang yang memiliki kekuasaan untuk menentukan segala sesuatunya’. Kata-kata beking sering menjadikan nyali kita ciut.

Namun istilah lainnya yang sepadan dengannya ialah deking, backing atau dekking. Semua kata tersebut tidak begitu tenar dan menjadikan kita was-was. Di kalangan kita lebih populer dengan istilah beking.

Beking bisa dikategorikan menjadi 2 (dua) makna pengertiannya yaitu : “Beking Positif dan Beking Negatif.”

Beking Positif

Beking positif merupakan sorongan dari pihak yang memiliki kekuatan besar yang mendukung kita untuk bisa atau dapat melakukan hal-hal yang baik.

Dengan kata lain seorang penguasa memberikan support penuhnya kepada kita untuk berbuat tentang kebaikan.

Beking positif juga dapat dimaknai sebagai beking naluriah, yakni berunsur sebuah keharusan kita dapati dan kita cari. Bekingan seperti ini sangat mesti kita dapati agar kita punya akses menebar kebaikan.

Beking Negatif

Beking negatif dapat diartikan juga beking hedonis, yaitu dukungan pihak yang punya kekuasaan agar kita bisa berbuat sesuatu yang tidak bermanfaat dan ada unsur kejahatan serta kezaliman di dalamnya.

Bekingan seperti ini semestinya menjadi kewajiban kita untuk menjauhinya dan tidak mencari bekingan seperti ini. Intinya beking negatif merupakan bekingan yang ada niat jahat. Kalau yang ada niat baik, maka namanya beking positif seperti yang telah disebutkan diatas.

Salah satu contoh beking negatif.

Adanya Oknum yang mengaku wartawan melindungi bidang tertentu di SKPD-SKPD Pemkab Tasikmalaya, karena ada dugaan penyimpangan/korupsi, dengan menawarkan kerjasama untuk memfasilitasi bila ada temuan di lapangan dan terkadang memperlihatkan ” Ini Gue Jawara “, sudah saatnya aparat kepolisian menindak dan memberangusnya, selain mereka sudah melanggar kode etik profesi jurnalistik dan mencemarkan korp kewartawanan.

Semoga saja dengan adanya penulisan ini dan sudah berulangkali penulis berupaya memberikan informasi mengenai oknum yang mengaku wartawan bertopeng preman yang sebenarnya punya maksud jahat terselubung, untuk secepatnya kembali kejalan yang lurus dan benar, karena telah berbuat kezholiman dan kalau anda wartawan tunjukkan sebuah karya tulis sebagai kuli tinta dan pemburu berita, sebelum diburu pemburu dari aparat terkait.

Sumber: dari berbagai literatur dan pustaka pribadi.

Iwan Singadinata

Editor : Redaksi

Posted in
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Lainnya