Polisi Ungkap Kasus Curat Rumah di Makarti Tama

Penguna Jalan HTI, Resah dan kepanasan karna Macetnya Jalan Di Akibat kan Acara Di Gedung Evi Tanjung Jati.

Penguna Jalan HTI, Resah dan kepanasan karna Macetnya Jalan Di Akibat kan Acara Di Gedung Evi Tanjung Jati.

Penguna Jalan HTI, Resah dan kepanasan karna Macetnya Jalan Di Akibat kan Acara Di Gedung Evi Tanjung Jati.

Laporan irin.

Muara Enim . Masyarakat yang melintas di Jalan Hutan Tanaman Industri (HTI) Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim mengeluhkan dan gerah dengan keberadaan Gedung Serba Guna Evi Megaria (Gedung Evi) yang berada tepatnya di Desa Tanjung Jati Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim, pasalnya setiap kali gedung tersebut digunakan oleh penyewa selalu saja terjadi kemacetan yang cukup parah di Jalan tersebut.

Kemacetan yang parah sering sekali terjadi dijalan ini terutama ketika gedung Evi tersebut di pakai acara nikahan., dan di penuhi oleh para undangan.
Minggu 13-06 2021

Padahal sudah ada surat edaran pemerintah, di berlakukanya jam malam,  serta di larang ada kerumbunan, untuk memutus mata rantai penularan covid 19. Tapi  walau acara ini siang,  menimbulkan masa yang  luar biasa, kerumunan di jalan HTI oleh penguna jalan, karna kurang pekanya pengatur jalan sehingga terjadi macet, membuat anak anak menjerit kepanasan sampai  satu jam lebih.

Di selah macetnya jalan salah seorang wartawan ingin komfirmasi kepada salah seorang yang tidak tau namanya, di depan gerbang pintu masuk,  ingin kompirmasi terkait macetnya jalan, orang tersebut langsung marah dengan kata kata, kenapa mau kumpirmasi dengan aku, dengan nada marah dan bringas ,”ngape nga nak kompirmasi dengan ku ngatu,” ujar bapak di depan gerbang itu. , yang sedang ikut mengatur keluarnya mobil undangan di gerbang gedung.

Pihak pemerintah seakan tutup mata saja dengan kejadian ini, padahal undangan banyak mengunakan mobil plat merah.

“Seharusnya Pihak Dishub dapat mengurai kemacetan tersebut dengan cepat agar kemacetan tidak berlarut dan panjang.”

Hal senada  juga di sampaikan Rudiansyah (47) Selaku ketua DPC Asosiasi Wartawan Demokrasi indonesia. (AWDI)  mengatakan,  “saya juga heran dengan peraturan pemerintah saat ini, baru semalam kita mengikuti razia di pasar muara enim, dengan di berlakukanya jam malam, nenutup dagangan kaki lima (PKL) Tapi hari ini  kerumunan masa yang luar biasa dengan adanya acara di gedung serba guna Evi. Tanjung jati,* ucap Rudy.

“Mobil yang parkir di sepanjang jalan sangat mengganggu para pengguna jalan, apa lagi ada yang membawa anak kecil terpaksa berjemur nunggu antrian jalan, sehingga, anak anak tersebut menangis histiris kepanasan. Di dalam perjalanan di atas sepeda motor.

Waktu di  kompirmasi Terkait acara dan keramayan serta menimbulkan kemacetan di jalan HTI.  kepada PJ Bupati Muara enim (HNU)  melalui  Whas,aap .0811,785,xxx. Sampai berita ini naik dan sudah di baca belum ada jawaban, *  

(M.fajri).

Posted in
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Lainnya