Terkait kesimpangsiuran kepengurusan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Lahat

“PERNYATAAN SIKAP TIDAK TRANSPARAN MENGENAI JASA KONTRUKSI,KETUA ASIOSASI GABPEKNAS LAMPUNG UTARA AKAN BERTIFAK TEGAS.

Ahmad Kennedy ketua Asosiasi GABPEKNAS

MCTVJABAR.COM –

ass.wr.wb
saya Ahmad Kennedy Sip
sebagai salah satu pelaku usaha jasa kontruksi yang juga menjabat sebagai ketua Asosiasi GABPEKNAS LU gabungan perusahaan kontruksi Nasional.
dalam kesempatan ini ingin memberikan pernyataan sikap tentang kondisi usaha jasa kontruksi dilampung utara saat ini. seperti yang kita ketahui bersama bahwa mantan bupati lampung utara sedang menikmati hukuman atas kasus korupsi terkait jasa kontruksi. kasus itu terus berkembang dan terus didalami oleh KPK.
Besar harapan kita semua kepada bupati lampung utara yang saat ini menjabat dan jajarannya untuk dapat menyelenggarakan proses dan pelaksanaan pekerjaan jasa kontruksi sesuai dengan kepres dan ketentuan yang berlaku serta bersih dari tindakan Korupsi,Kolusi dan Nepotisme.
namun yang saya lihat selama kurang lebih satu tahun kepemimpinan bapak bupati saat ini, kami masih melihat dan merasakan KKN itu masih terjadi baik secara diam diam maupun secara terang terangan. Guna memberikan masukan dan mengingatkan pemerintah daerah agar bisa menjalankan proses jasa kontruksi dengan baik, kami telah mengirimkan surat permohonan audiensi sebanyak 2 kali namun sampai saat ini belum mendapatkan respon dan tanggapan dari pihak Bupati. karena kami melihat sudah ada indikasi kecurangan dan kesalahan prosedur.
sebagai contoh, saat ini yang sedang berlangsung di salah satu dinas lampung utara terdapat proyek jasa kontruksi yang bersifat pengadaan langsung. tetapi diberikan kepada perusahaan kontruksi dari luar lampung utara. hal ini sangat merugikan badan usaha kontruksi lampung utara dan bertentangan dengan kepres no 16 tahun 2018 yang mana perusahaan kecil daerah harus dibina dan diberikan kesempatan yang lebih untuk bekerja dan berusaha. Bahwa kita punya hak untuk diberikan pekerjaan didaerah kita sendiri, untuk menambah pengalaman dan juga penghasilan sebagai pelaku usaha kontruksi dilampung utara. ini jelas jelas perampasan hak terhadap perusahaan perusahaan kontruksi lampung utara, untuk mencari penghasilan dan pengalaman dibidang jasa kontruksi. ini salah satu contoh yang akan terus kami pantau pelaksanaannya . kami minta dengan tegas kepada semua pengguna anggaran, yang didalamnya terdapat pekerjaan jasa kontruksi yang menggunakan dana APBD maupun APBN kami tegaskan bekerjalah sesuai dengan aturan aturan yang berlaku dan meninggalkan BUDAYA PUNGLI dan KKN yang sudah lama terjadi dilampung utara.
kami sebagai pelaku jasa kontruksi siap menjadi mitra pihak berwenang mulai polisi,kejaksanaan dan juga KPK untuk memantau,mengawasi dan melaporkan setiap indikasi KKN dlm proses pekerjaan jasa kontruksi baik dalam proses pengadaan langsung,penunjukan langsung dan juga tender agar sesuai dengan Tujuan,Prinsip dan Etika kepres no 16 tahun 2018. kami sudah MUAK dan tidak akan lagi diam dan membiarkan BUDAYA PUNGLI dan KKN terjadi lagi dilampung utara khususnya pada jasa kontruksi.
ini saat nya kita semua bersatu sebagai pelaku penyedia jasa kontruksi dilampura agar bidang pekerjaan ini bisa menjadi lebih profesional . saya ingatkan kepada semua OKNUM OKNUM yang mengatasnamakan pelaku jasa kontruksi untuk berenti merampas hak hak pelaku jasa kontruksi yang sebenarnya.karena kami adalah direktur perusahaan dan disahkan oleh pemerintah untuk bekerja dan diberikan pekerjaan sesuai dg bidang yang kami pilih dan saya menghimbau kepada masyarakat lampung utara khususnya kepada pelaku usaha jasa kontruksi lampung utara untuk bersatu ikut aktif memantau jalannya semua proses dan pelaksanaan jasa kontruksi dilampung utara . Agar kejadian yang telah mencoreng citra lampung utara tidak terjadi kembali dan demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat lampung utara. Demikian pernyataan sikap dari saya atas perhatian dan dukungan saudara saudara sekalian saya ucapkan terimakasih.
Wasalam mualaikum wr.wb.

Posted in
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Lainnya