Penguna Jalan HTI, Resah dan kepanasan karna Macetnya Jalan Di Akibat kan Acara Di Gedung Evi Tanjung Jati.

Pertemuan audiensi Gabpeknas dan UKPBJ

Pertemuan audiensi Gabpeknas dan UKPBJ

MCTVJABAR.COM – audiensi yg dilaksanakan di kantor UKPBJ LU ,dihadiri dari pihak UKPBJ yakni kepala UKPBJ Chandra dan 5 orang POKJA dari 7 orang pokja yg ada.
pertemuan tersebut membahas masalah PERPRES pengadaan barang dan jasa yang digunakan di UKPBJ yakni perpres no 12 tahun 2021 mengenai pengadaan barang dan jasa.
bahasan meliputi HAK dan KEWAJIBAN KONTRAKTOR dan UKPBJ juga FUNGSI UKPBJ
pertemuan tersebut berlangsung lebih kurang 1 jam lamanya.

salah satu yang menjadi fokus Gabpeknas adalah mengenai pengadaan langsung yang mana dinilai tidak sesuai aturan yang ada dengan tata cara pemilihan penyedia khususnya pengadaan langsung pertanyaannya antara lain :
1. bagaimana cara agar bisa dapat pekerjaan pengadaan langsung, kepala UKPBJ menjawab bahwa mereka hanya menayangkan saja dan yang menunjuk perusahaan itu PPK dan yang membawa perusahaan KE UKPBJ atau BPBJ itu PPK serta dilengkapi surat minat pada pekerjaan yang diminati dan UKPBJ hanya mengirimkan undangan kepada penyedia yang sudah dibawa oleh PPK yang mana perusahaan tersebut sudah dalam aplikasi SIKAP , sedangkan menurut Gabpeknas pengadaan langsung itu adalah ranahnya pejabat pengadaan diskpd kmasing masing yang mana pejabat pengadaan barang dan jasa bertugas untuk mengelola pengadaan dan jasa serta e purcasing yang ditunjuk oleh dinas yang ada pekerjaan pengadaan barang dan jasa secara langsung.
2. siapa pejabat pengadaan barang dan jasa apakah di dinas atau di UKPBJ tanya kennedy. selaku kepala UKPBJ menjawab di sini yakni di UKPBJ. karena didinas tidak ada sertifikat jawab kepala UKPBJ Candra.
3. siapa pejabat pengadaan dari dinas disini? POKJA yang di sk kan untuk jadi pejabat pengadaan dan juga pokja.
HAL ini membuat pertanyaan apakah pokja bisa menjabat juga sebagai pejabat pengadaan sedangkan pokja adalah pengelola pengadaan di UKPBJ sebagai agen pengadaan barang dan jasa.ini masih menjadi pertanyaan . semestinya menurut kennedy dikarenakan pasal 8 sudah mengatur urutan pelaku pengadaan barang dan jasa yakni :
a.PA
b.KPA
c.PPK
d.Pejabat pengadaan
e.Pokja pemilihan
f. Agen pengadaan
g.dihapus
h.penyelenggara swakelola dan
i. penyedia

Dasar diatas tugas dan fungsi masing masing pelaku pengadaan barang dan jasa sudah memiliki fungsi masing masing.
karena pengelola pengadaan ( Pokja / Agen pengadaan )tidak boleh mencampuri urusan pejabat pengadaan yakni tentang pengadaan langsung dan e purcasing didalam perpres no 12 tahun 2021 yakni Pasal 1,ayat 12 berbunyi :
” kelompok kerja pemilihan yang selanjutnya disebut POKJA adalah sumber daya manusia yang ditetapkan oleh kepala UKPBJ” sebagai pengelola pemilihan penyedia “
Pasal 1 ayat 13 berbunyi :
” Pejabat pengadaan adalah pejabat administrasi / pejabat fungsional / personel yang BERTUGAS melaksanakan PENGADAAN LANGSUNG, PENUNJUKAN LANGSUNG dan atau/ E-PURCHASING.”
juga hal ini dipertegas lagi pada
Pasal 13 butir ” a ” yang berbunyi :
” Pokja memiliki tugas melaksanakan persiapan dan pelaksanaan pemilihan KECUALI E-PURCHASING dan PENGADAAN LANGSUNG”
juga bertentangan dengan pasal 74 b butir ” b “yang berbunyi :
” pelaksana tugas pejabat pengadaan yang tidak dapat dilakukan oleh pengelola pengadaan barang/jasa. dilakukan oleh pegawai negri sipil yang memiliki sertifikat kompetensi dan/atau sertifikat keahlian tingkat dasar/ level 1 dibidang pengadaan barang/jasa”
untuk itu dalam hal diatas kennedy meragukan kompentensi dan pengalaman Kepala UKPBJ sebagai pengelola atau ketua UKPBJ dikarenakan di pasal 75 a ayat 3 “a” berbunyi :
” kepala UKPBJ wajib memenuhi standar kompentensi jabatan yang mencakup kompentensi teknis dibidang pengadaan barang/jasa.
yang mana keraguan ini timbul banyak juga pertanyaan yang diajukan oleh pihak Gabpeknas mengenai teknis admininistrasi tidak terjawab sesuai dengan isi perpres no 12 tahun 2021.
Ketua Gabpeknas kennedy, meminta kepada yang membentuk UKPBJ yakni BUPATI LU dan SEKDA lampura mengevaluasi hal ini.

Posted in
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Lainnya