Polsek Cikande Berikan Bantuan Sembako Untuk Nasrul

Tanpa Alas Hak,PT Sri Rahayu Agung Rekrut Centeng Ala Preman Rebut Lahan Jalur DAERAH

Tanpa Alas Hak,PT Sri Rahayu Agung Rekrut Centeng Ala Preman Rebut Lahan Jalur DAERAH

KOTARIH SERDANG BEDAGAI

PT Sri Rahayu Agung yang berlokasi di desa Kotarih kecamatan Kotarih Kabupaten Serdang Bedagai yang sangat terkenal Kebal akan hukum dan tidak terjamah hukum terutama di Indonesia kembali merekrut pekerja-pekerja baru yang akan di hadapkan langsung dengan masyarakat untuk mengambil alih lahan sengketa di lokasi jalur yang bersebelahan langsung dengan desa batu masagi dan Sungai buaya.8/6/2021

Saat team menyambangi warga yang telah menduduki lahan tersebut yang berlokasi di jalur mengatakan bahwa PT Sri Rahayu Agung tidak memiliki alas hak apapun yang bisa di tunjukan lagi,karena HGU mereka sudah berakhir sejak 31 Desember 2013 yang lalu.PT Sri Rahayu Agung hanya mempekerjakan orang-orang dari luar seperti preman untuk menghadapi kami masyarakat.ucap warga tersebut.

Permasalahan lahan yang masih di duduki oleh PT Sri Rahayu Agung yang juga tidak memiliki alas hak dan HGU yang sudah berakhir tidak hanya di lokasi jalur saja,lokasi Titi satu yang berlokasi di desa Kotarih pondok dalam sido mulyo juga bersengketa dengan warga lain seluas 86 hektar dengan masyarakat Bahisam.

Banyak permasalahan di PT Sri Rahayu Agung yang pemiliknya sangat kebal hukum sampai tidak terjamah pihak-pihak terkait terutama di pemerintahan .permasalahan lahan yang di klaim masyarakat dan HGU juga sudah berakhir sejak 2013 namun pihak pemerintah daerah terutama BPN Kabupaten Serdang Bedagai dan BPN provinsi Sumatra Utara hanya pejam mata dan tutup telinga.Sehingga di lahan HGU yang sudah berakhir sejak 2013 masih tetap beroprasi.

Dan dengan permasalahan uang pesangon yang di PHK sepihak juga hingga sekarang belum terselesaikan.
Saat team menemui mantan karyawan yang di keluarkan tanpa di berikan hak pesangon hingga hari ini juga angkat bicara atas kasus-kasus ketenaga kerjaan “Kalau pemilik perusahaan PT Sri Rahayu Agung benar-benar baik dalam menyikapi permasalahan di perusahaan,saya pastikan semua akan terselesaikan dengan baik secara kekeluargaan.Permasalahan di perusahaan di ciptakan tanpa memilah hak dan jasa orang,main pecat tanpa di berikan pesangon.sekarang masalah lahan di jalur,tanpa alas hak mau main rampas.Tunjukan HGU yang sudah aktif tanpa harus ada kekerasan.Saya juga pernah merasakan di perintah harus bentrok dengan masyarakat,namun tidak di bekali surat dan data yang akurat”.ucap tegas mantan pekerja PT Sri Rahayu Agung tersebut.

Kontributor: Serdang bedagai(Tuah-Red)

Posted in
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Lainnya